Mengenang Affan Kurniawan, Pengemudi Ojol yang Wafat Usai Insiden Mobil Brimob

Berita15 Dilihat
banner 468x60
banner 468x60

Jakarta – Kabar duka menyelimuti masyarakat pada Kamis malam (28/8/2025). Seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan meninggal dunia setelah mengalami insiden tragis di kawasan Jakarta Pusat. Dalam peristiwa itu, kendaraan taktis Brimob melintas hingga menyebabkan korban kehilangan nyawanya.

Selain Affan, seorang pengemudi lain, Umar Amarudin, juga menjadi korban dan masih menjalani perawatan intensif di RS Pelni.

banner 336x280

 

Sosok Pekerja Keras, Penopang Keluarga

Bagi keluarga, Affan bukan sekadar anak muda berusia 21 tahun. Ia adalah tulang punggung yang berjuang demi membantu ekonomi rumah tangga, lantaran sang ayah hanya bekerja serabutan.

“Setiap pagi sekitar jam 6 sudah berangkat, siang pulang sebentar untuk istirahat, lalu lanjut kerja lagi. Dia rajin, pendiam, dan selalu tanggung jawab,” kenang Fachrudin, salah satu kerabat, ketika ditemui di rumah duka di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8).

Rasa kehilangan pun begitu mendalam. “Awalnya keluarga tidak percaya saat mendapat kabar. Setelah melihat foto barulah yakin, meski tetap berat untuk menerima,” tambahnya.

Hal serupa juga disampaikan Ketua RT setempat, Farida Nani. Ia menggambarkan Affan sebagai anak yang baik, ramah, dan rajin. “Dia sosok yang sopan dan pekerja keras. Warga di sini mengenalnya dengan baik.”

Bukan Ikut Aksi, Melainkan Antar Pesanan

Kesaksian berbeda juga datang dari rekan sesama pengemudi ojol. Hafidz, salah satu sahabatnya, menegaskan bahwa Affan tidak sedang ikut aksi unjuk rasa.

“Malam itu dia lagi antar orderan makanan. Lagi nyebrang, tiba-tiba mobil rantis Brimob melintas dengan kecepatan tinggi. Di situ kejadiannya,” ujar Hafidz.

 

Ungkapan Duka dari Perusahaan

Kepergian Affan mendapat perhatian besar dari perusahaan transportasi online. Melalui media sosial resminya, Gojek dan Grab menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam.

Gojek menuliskan bahwa di balik setiap jaket hijau selalu ada perjuangan dan doa keluarga. “Affan Kurniawan adalah bagian dari perjalanan itu. Kami akan terus mendampingi keluarga almarhum dan memberikan dukungan terbaik,” tulis akun resmi @gojekindonesia.

Sementara itu, Grab Indonesia juga menyampaikan doa dan dukungan untuk keluarga Affan serta Umar yang masih dirawat. “Kepergian Affan adalah duka bagi kita semua, dan semoga Umar segera pulih,” tulis Grab dalam unggahan resminya.

 

Polisi Tindaklanjuti Insiden

Menanggapi peristiwa ini, Kepolisian RI menyatakan telah mengamankan tujuh anggota Brimob yang berada di dalam kendaraan taktis pada malam kejadian. Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Abdul Karim, menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara mendalam untuk memastikan peran masing-masing anggota.

“Semua pihak yang terlibat akan diperiksa secara transparan. Kami pastikan proses hukum berjalan,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta Pusat.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa institusi akan bertanggung jawab penuh.

 

Selamat Jalan, Affan

Kepergian Affan Kurniawan meninggalkan luka mendalam, tidak hanya bagi keluarga tetapi juga sesama pejuang jalanan yang menggantungkan hidup sebagai pengemudi ojol.

“Di balik helm dan jaket hijau, ada cerita perjuangan,” ungkap seorang rekan ojol yang ikut melayat.

Selamat jalan, Affan. Doa terbaik untukmu. Dan untuk Umar, semoga segera pulih dan kembali sehat.

banner 336x280